31 March 2016

Internet Dalam Ekonomi Digital

Oleh : Tedi Kurniawan


I. Pendahuluan

A. Pengantar

Internet dalam ekonomi digital merupakan istilah yang mungkin kita sederhanakan dengan kata bahwa sekarang era internet, semua produk dan jasa telah dipasarkan dalam jaringan internet oleh para pelaku ekonomi mikro maupun makro. Maka dari itu Artikel ini diberi judul Internet Dalam Ekonomi Digital. Secara rinci pengertian Internet adalah alamat website/jaringan komputer yang terhubung di seluruh dunia dan dapat melakukan pertukaran data dan informasi. Dalam hal ini yang menjadi titik berat adalah pertukaran data dan informasi terkait dengan barang dan jasa. Ada penyedia dan ada pengguna dan proses transaksinya berada dalam jaringan internet dan didukung oleh perangkat teknologi informasi untuk mengirimkan dan menerima proses komunikasi tersebut diantara penyedia dan pengguna.

B. Pengertian

Pengertian Ekonomi digital adalah proses pemenuhan barang dan jasa menggunakan teknologi internet, menggunakan media elektronik, dan adanya bukti transaksi yang sah. Cakupan ini tidak terbatas dengan perdagangan dalam negeri saja akan tetapi dapat menjangkau beberapa kawasa sesuai dengan batasan antara pihak penyedia dan pihak pengguna dengan mempertimbangkan aspek peraturan yang berlaku di masing-masing wilayah penyedia dan penggunaa.

Hal ini dapat saya contohkan ketika itu saya ingin membeli sebuah produk layanan dan harganya terjangkau oleh saya namun dengan kebijakan pihak penyedia belum tersedia untuk wilayah saya tinggal sehingga hal tersebut saya beli di tempat lain. Ini yang menjadi titik terang bahwa digital memberi ruang pergerakan yang luas dan dapat direncanakan untuk menyasar wilayah yang lebih luas dari rencana sebelumnya untuk menjumpai para pengguna produk jasa Anda.

Dampak Ekonomi digital merupakan dampak nyata yang terjadi dari kedua belah pihak baik penyedia dan pengguna dalam hal ini batasan penyediaan dan pemenuhan.

II. Data

Kominfo RI yang merilis bahwa pengguna internet negara kita sudah mencapai 93 juta.
Serta mengutip dari pernyataan pada Resmi Kominfo RI :

"Menteri Kominfo juga menekankan saat ini pemerintah sedang fokus membangun Indonesia, bagaimana memeratakan pembangunan ekonomi di Indonesia. "Dengan memmandang tiga hal yaitu economic sharing, pengentasan UMKM dan keuangan inklusif. Saya harap perbankan bisa mengintegrasikan layanan mereka dengan berbagai teknologi yang saat ini berkembang, jika tidak ingin pasarnya digerus," jelasnya. Tahun ini IESE diramaikan oleh 150 perusahaan e-commerce, diantaranya Blanja.com, Blibli, Elevenia, OLX, dan MatahariMall.com. Selain itu, ada 100 pembicara baik lokal maupun asing untuk mendiskusikan tantangan dan peluang industri e-commerce di Indonesia dan dunia dalam Sesi Summit dan Workshop. Usai meresmikan pembukaan pameran IESE 2017, Menkominfo didampingi Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf serta perwakilan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), mengunjungi stand pameran di area ICE. (ddh)"

Sumber : https://www.kominfo.go.id/content/detail/9627/menkominfo-manfaatkan-potensi-ekonomi-digital-indonesia/0/berita_satker diakses 10052017/21:41 WIB

Selain itu pula terjadinya minat peralihan sistem pelayanan berbasis elektronik di masyarakat, pertumbuhan ekonomi penduduk dan gaya hidup masyarakat, keterbukaan informasi publik atau KIP diberbagai bidang, pertumbuhan SDM dibidang teknologi sehingga lahirnya aplikasi, sistem, dan dukungan teknis lainnya dalam lingkup era digitalisasi yang mengarah pada peralihan sistem pemenuhi ekonomi.

III. Perkembangan Ekonomi Digital

Selain itu pula perkembangan ini akan membuka peluang kesempatan kerja bagi semua lapisan masyarakat dan bisa pula sebagai pola untuk mengurangi resiko kesempatan kerja yang semakin sempit mengingat perkembangan dan lahan yang terbatas jadi jika kita amati dengan seksama bahwa ekonomi digital merupakan proses yang mengedepan pemenuhan barang dan jasa secara online melalui jaringan (daring) mungkin dapat diwujudkan dengan membangun kelompok-kelompok mikro yang bertujuan untuk mengarahkan sumber daya manusia untuk dilatih mengerti digital dan masuk dalam pergerakan ekonomi digital serta memperoleh penghasilan yang dapat diukur. Untuk sampai kesana bukan persoalan mudah akan tetapi bukan tidak mustahil jika mau akan terwujud juga.

Berkembangnya zaman maka berkembang cara pandang suatu kelompok masyarakat kurang lebih seperti itu lah gambarannya sekarang. Perkembangan ini tidak lain dari dorongan untuk memenuhi kebutuhan primer, sekunder, dan bentuk lainnya dimana bentuk, ciri, dan dimana tempat untuk mendapat data tentang hal tersebut sudah dapat dilakukan dengan mudah dari tangan langsung tanpa memerlukan pergerakan yang jauh (namun semua telah terpola online). Ini membuka gerbang untuk menuju peluang baru pertumbuhan ekonomi. Jika kita amati dengan seksama ini cukup berpotensi kedepan namun bukan berarti semua itu dapat dilakukan dalam hitungan jam, hari, dan minggu melainkan sinergi menyeluruh masyarakat serta berkesinambungan.

IV. Faktor Penting

A. Internet

  • Awal kemajuan teknologi internet menyumbangkan akses informasi yang luas di belahan bumi walaupun ada beberapa wilayah yang memiliki aturan tersendiri yang tidak memungkinkan terhubung jaringan internet
  • Berdirinya perusahaan IT dunia yang berkembang pesat dalam waktu yang singkat.
  • Lahirnya teknologi baru yang memberi dukungan praktis demi kelancaran aktivitas manusia yang terhubungan secara langsung ke jaringan internet
  • Akses internet yang fleksibel. Back ke tahun 2003 ke bawah. Akses internet baru maksimal digunakan dengan PC dan Laptop serta provider tertentu. Bandingkan dengan sekarang semua penduduk jika ada telepon dan ada dukungan akses internet dan data maka sudahlah bumi dalam genggaman. Proses proses ini akhirnya diriset dan kembangkan dalam model dunia bisnis yang tren sekarang ini. Dukungan berbagai platform web seluler sehingga tidak perlu dari komputer dekstop lagi jika ingin mencari informasi melainkan dari telepon pintar sudah dapat dikases.
B. Regulasi

Ketaatan masyarakat terhadap regulasi yang dibuat oleh pemerintah ini faktor penting sehingga terciptanya pertumbuhan, perkembangan, dan persaingan ekonomi yang sehat dari kalangan pelaku ekonomi digital. Sebagai masyarakat kita wajib mengikuti penuh semua ketentuan dalam pengembangan Era Ekonomi Digital serta mendukung program-program yang dirancang khusus untuk pengembanganya. (lihat UU ITE Nomor 11 Tahun 2008)

C. Sumber Daya Manusia

Perlunya penyediaan pendidikan dan pelatihan atau semacam komunitas yang lebih besar kuantitasnya sehingga akan mudah dipromosikan kepada publik mengenai hal dan tidak hanya diketahui oleh orang-orang yang berkecimpung dibidang teknologi informasi saja melainkan pola terintegrasi multibidang. (lihat E-commerce)

D. Pihak Luar

Hadirnya layanan perusahaan teknologi informasi yang menawarkan Layanan Data Bisnis (Google Drive), layanan surat elektronik (email) Akun Media Sosial, laman web blog, dan website versi free yang terus mereka tingkatkan layananya. Ini memberi kesempatan baik bagi para pelaku Ekonomi Digital untuk memulai kegiatan pemasaran barang dan Jasa secara online dan berinteraksi dengan publik dalam negeri maupun luar negeri. (lihat Kebijakan/Syarat Google)


V. Contoh Implementasi Ekonomi Digital
  • Sistem pembayaran manual beralih ke sistem e-banking/ internet banking
  • Sistem penjualan toko konvensional beralih online; toko online
  • Sistem pemesanan tiket dari manual ke sistem online melalui jaringan internet
  • Sistem bahan ajar berbasis kertas beralih ke  e-book yang dibeli secara online.
VI. Pelaku Digital Pribadi/Organisasi

Pribadi

Disini misalnya sering kita dengan istilah blogger dan sebagainya. Bidang ini sebenarnya sudah lama ada dan berkembang. Ruang lingkup mereka menyediakan laman website atau blog dan di dalamnya disedian space untuk periklanan. Pola hubungan antara pelaku yang saya sebutkan dibagian V. Contoh Implementasi Ekonomi Digital mereka memerlukan peran berbagai pihak untuk memberitahukan kepada publik bahwa mereka telah melayani unit pembelian/penawaran secara online atau ingin mempromosikan produk dan jasa maka pihak yang akan membantu proses tersebut diantaranya para blogger, penyedia layanan informasi global dan semua yang berkaitan langsung dengan bidang internet (lihat Internet Marketing, Blogger, Youtuber)



Organisasi

Hadirnya layanan jasa server hosting yang membuka potensi peningkatan kepemilikan halaman website setiap orang. Disamping itu pula disediakan platform yang bersaing dan beridentitas khusus sehingga para pelaku dapat menyesuaikan kebutuhan masing-masing untuk memilih fitur domain dan keperluan akses laman web usaha pribadi atau organisasi yang relevan dengan rencana bisnis masing-masing. Kita dapat contohkan misalnya perusahaan penyedia Sewa Domain dan Hosting seperti Rumah Web, Pelaku Penjualan Online sepert Toko Pedia, Buka Lapak dan masih banyak lainnya ini yang sudah begitu ramah ditelingan masyarakat oleh sebab itu kita perlu pula ikut serta jika demikian.

Artikel Terkait Cara Cepat Custom Domain Blogspot


VII. Kawasan Industri 

Sejauh ini sampai artikel ini saya tulis memang belum begitu tinggi nada tentang percepatan pembangunan industri digital akan tetapi upaya nyata dan kerja keras pemerintah dan pihak-pihak yang terkait dengan hal ini patut kita apreasi. Adanya domain gratis untuk para pelaku, penyediaan pelatihan, dan upaya-upaya pendidikan yang mengarah pada pencapaian ekonomi yang baik berpola digital telah dirancang oleh pemerintah (lihat artikel terkait kebijakan ini di laman internet yang sudah terbit)

VII. Penutup


Semoga kiranya artikel ini bermanfaat.

No comments:

Post a Comment