31 March 2016

Topologi Jaringan

I. Pengantar

Jaringan komputer memerlukan penanggan yang tepat dalam penerapannya jika tidak tepat maka proses penangan komputer baik pada saat penyusunan, penggunaan, sampai dengan proses pemecahan maasalah atau pemeliharaan akan menjadi rumit. Maka dari itu diperlukannya topologi jaringan yang sesuai dengan kondisi dan kegunaan Jaringan komputer yang akan kita bangun. 

Disamping itu pula kita perlu melakukan simulasi kesesuaian topologi yang kita gunakan dengan kemungkinan perubahan bangunan gedung, program organisasi maupun potensi resiko akibat kondisi alam mengingat infrastruktur jaringan komputer mengeluarkan biaya cukup mahal untuk mewujudkan untuk kepentingan usaha/organsisasi/lembaga kita. Berkaitan dengan hal itu perlu pertimbangan yang matang sebelum topologi kita pilih untuk dijadikan pilihan yang tepat menurut kita.

II. Pengertian

Topologi jaringan adalah cara kita menghubungkan komputer dalam jaringan. Baik komputer server maupun komputer client atau penempatan client server dalam ruangan. Apabila ruang  Lab komputer I dibentuk jaringan selanjutnya menuju ruangan Lab Komputer II yang juga merupakan bagian dari jaringan komputer yang kita buat, maka kita perlu merancang dengan tepat baik penggunaan sumber daya maupun peralatan yang digunakan. Topologi dirancang semaksimal mungkin dan sesuai dengan kegunaan jaringan tersebut kita buat agar nantinya mudah dikendalikan oleh kita sebagai administrator jaringan serta mampu mencapai tujuan organisasi secara keseluruhan.

III. Macam-Macam Topologi

Berikut ini akan kita bahas beberapa macam topologi jaringan yang sering digunakan.

A. Topologi Start

Merupakan topologi jaringan yang seluruh clientnya dihubungkan langsung ke server menggunakan perangkat Hub/Switch. Pada Topologi Start sebagai catatan penting yaitu Hub/Switch menjadi perangkat penting, Mengapa ? Karena semua komputer client terhubung dengan alat ini. Jika alat ini rusak terbakar dan sebagainya maka semua komputer akan terganggu.

B. Topologi Ring

Merupakan topologi jaringan memungkinkan sistem implementasinya berbentuk lingkaran. Pengaturan Client dan server menyesuaikan kondisi melingkar. Untuk ruangan yang kecil dapat menggunakan bentuk ini sehingga semua komputer di letakkan di tengah. Kemudian jalur pengguna berada dipinggir lingkaran komputer-komputer yang terpasang pada jaringan.

C. Topologi BUS

Merupakan topologi jaringan yang seluruh clientnya dihubungkan dalam jalur kabel yang sederhana dan berbentuk desain BUS. Jika ruangan berbentuk memanjang namun tidak terlalu luas bentuk ini cukup ideal karena kita menyusun komputer sejajar memanjang mirip seperti BUS.

D. Topologi Pohon 

Dari nama sudah jelas bentuknya berbentuk pohon yaitu topologi yang mengintegrasikan beberapa topologi. Misalnya Topologi Star bersama-sama ke Topologi BUS. Dalam bentuk yang paling sederhana, hanya perangkat hub terhubung langsung ke bus pohon, dan masing-masing fungsi hub sebagai "root" pohon perangkat.

Sebagai pendukung silakan baca Artikel berkaitan dengan Topologi.
Sebagai pendukung silakan baca Pengertian Jaringan Komputer

Selain empat topologi yang diuraikan di atas masih banyak lagi Topologi Jaringan yang digunakan dalam jaringan komputer sekarang ini. Sebagai catatan untuk mempermudah kita memahami topologi sudah ada aplikasi pembantu untuk membuat topologi jaringan.