17 May 2016

Dasar Hukum Guru TIK dan KKPI Pada K13 dan KTSP 2006


Guru TIK dan KKPI. Setelah diberlakukan Kurikulum K13 salah satu dampak yang nyata terjadinya perubahan pada mata pelajaran KKPI dan TIK. Mapel ini tersedia pada KTSP 2006 sedangkan pada kurikulum13 sudah digantikan oleh mapel baru yaitu Simulasi Digital.

Bagi sekolah yang masih menggunakan KTSP hal ini bukanlah masalah akan tetapi jika ke depannya sekolah akan menggunakan K13 ini menjadi kendala bagi guru sebagaimana dalam pasal-pasa Permendikbud No 68 Tahun 2014. Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa peralihan dari KTSP ke K13 menyisihkan beberapa persoalan akan tetapi persoalan ini secara rinci telah diberikan solusi yang tepat oleh pemerintah untuk mengakomodir beberapa peta permasalahan tersebut. Diantaranya untuk guru TIK atau KKPI diterbitkannya Permendikbud RI No 68 tahun 2014.

Pasal-pasal dalam Permendikbud ini memberikan solusi untuk memecahkan permasalahan yang muncul bagi guru TIK dan KKPI. Saya sendiri sebagai tenaga pengajar KKPI di salah satu SMK akhirnya menjadi lega dengan terbitnya peraturan ini. Tinggal kita secara pribadi untuk merencanakan dan memahami keputusan apa yang akan kita ambil sebagai guru KKPI atau TIK di waktu mendatang mengingat Permendikbud No 68 Tahun 2014 ini akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2016.

Adapun isi dalam Permendikbud No 68 Tahun 2014 yang Blog Kopinet kutip beberapa pasal dan ayatnya sebagai berikut :

BAB I

Ketentuan Umum 
Pasal 1

Ayat 2 :

Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi yang selanjutnya disingka t Guru TIK dan Guru Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi yang selanjutnya disingkat Guru KKPI adalah guru yang memiliki kualifikasi akademik Sl/D-I V bidang teknologi informasi atau sejenisnya ya g telah memiliki sertifikat
pendidik bidang Teknologi Informasi atau Komunikasi/Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi.

BAB II
KUALIFIKASI AKADEMIK DAN SERTIFIKAT PENDIDIK

                                                 Pasal 2

Guru TIK wajib memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (DIV)
dalam bidang teknologi informasi dan memiliki sertifikat pendidik dalam bidang

TIK atau KKPI. 

BAB III
PERAN, KEWAJIBAN, DAN HAK

Pasal 3

(1)  Guru TIK dan guru KKPI dalam pelaksanaan kurikulum 2013 difungsikan menjadi Guru TIK.

(2) Guru TIK berperan sebagai :

a. Membimbing peserta didik pada SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, atau yangsederajat untuk mencapai standar kompetensi lulusan pendidikan dasar dan menengah.

b. memfasilitasi sesama gur u pada SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, atau yang sederajat dalam menggunakan TIK untuk persiapan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran pada pendidikan dasar dan menengah; dan

c. memfasilitasi tenaga kependidika n pada SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, atau yang sederajat dalam mengembangkan sistem manajemen sekolah
berbasis TIK.

BAB IV
Tidak dikutip

BAB V
KETENTUAN PERALIHAN

Pasal 8

(1) Guru yang mengajar TIK atau KKPI sebelum kurikulum 2013 pada satuan pendidikan jalur pendidikan formal yang tidak memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dalam bidang teknologi informasi, tetapi memiliki sertifikat pendidik dalam bidang TIK atau KKPI yan g diperoleh sebelum tahun 2015 tetap dapat melaksanakan tugas sebagai guru TIK sampai dengan 31 Desember 2016 .

(2) Guru sebagaimana dimaksud pada ayat (1) setelah 31 Desember 2016 wajib mengajar mata pelajaran yang sesuai dengan kualifikasi akademi k S-1/D-IV.

(3) Guru sebagaimana dimaksud pada ayat (1) akan disertifikasi sesuai dengan kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) yang dimilikinya paling lambat 31 Desember 2016.



Saran : unduh atau cari Print Out Permendikbud No 68 Tahun 2014 secara lengkap guna kejelasan lebih lanjut.

Ref: Kemdikbud RI