21 November 2016

Bimbingan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Blog

Bimbingan. Pembelajaran berbasis blog sejauh ini dari 5 tahun terakhir kami menggunakan/membimbing blogger dengan berbagai wilayah provinsi, sekolah, lembaga kursus, dan kalangan praktisi tidak ditemukan kendala yang begitu berarti. Permasalahan yang sering ditemui tetap pada aspek ketersedian infrastruktur IT sekolah, lembaga, dan individu siswa dalam menerapkan proses pembelajaran berbasis blog.

Ruang Lingkup

Guru dan Guru Kursus

Disclaimer :

Perlu diingat, proses ini (berbasis blog) hanya melekat pada individu guru/guru kursus yang ingin memanfaatkan blog sebagai media pembelajaran dan tidak menjadi bagian ketentuan dalam PBM di sekolah. Artinya proses-proses yang dilakukan pada batasan tambahan saja bukan utama di dalam blog. Yang utama tetap masuk dan mengajar di dalam kelas. (lihat Peraturan)

Apa keunggulan blog ?

Ditinjau dengan fitur website yang mengharuskan adanya SDM, biaya, dan ketersediaan bahan ajar lainnya serta biaya hosting dan domain dalam kurun waktu tertentu, menunggu persetujuan admin, belum disetujui sudah ketemu jadwal tatap muka jelas akan ribet para guru dan siswa jika proses belajar harus demikian untuk sekedar mendukung penyampaian bahan ajar. Website untuk memaksimalkan sistem di sekolah secara menyeluruh dan jelas tidak mungkin maksimal mendukung teori-teori di setiap mata pelajaran, cara penyampaian guru terhadap materi ajar kan berbeda-beda, mulai suara kenceng, santai, cepat, lambat, dan semuanya oleh sebab itu blog pilihan yang direkomendasikan untuk mengurai ketersedian sumber daya tersebut. 

Kondisi di atas perlu diingat bukan berarti bahwa website tidak lebih baik dari blog namun batasan akun, akses, profesionalitas, integritas, dan sebagainya lebih baik digunakan untuk tujuan organisasi yang lebih luas sedangkan proses penguatan pembelajaran setiap mata pelajaran seperti mengupload bahan ajar, mengupload penjelasan berbentuk teks, video, image, dan sebagainya dapat dialihkan pada aplikasi lainnya seperti blog.

Ditinjau dengan aspek aplikasi multiplatform yang banyak sekali terbuka di berbagai halaman internet fitur tersebut menyediakan tempat belajar, latihan, ulangan, try out, dan bahkan sampai pendampingan ujian hal tersebut juga baik akan tetapi diperlukan waktu, tenaga dan kemampuan kita untuk mengerti berbagai fitur web yang menyediakan sumber pembelajaran tersebut. Hal ini alih-alih sederhana para guru dan siswa harus paham prinsip kerja website pada umumnya apalagi kalau web tersebut servernya ada di luar negeri bahasanya juga luar negeri. Saya pengalaman 3 fitur website education luar negeri coba menjadi guru, coba jadi siswa, hem.. gawat mirip tikus nemu labu (bahasa lokal) ONAIR belajar saya jadi ONMonitor (hanya lihat monitor saja) because I tak ngerti bahasa itu. Blogspot telah mendukung bahasa kita sehingga lebih mudah menerapkannya.

Di sesi lain dalam bahasa kita sendiri terkadang kita masih lola menerima penjelasan terhadap materi ajar, bertanya malu, tidak bertanya jadi lugu ketika jawab soal dari dulu ini jadi masalah sampai dengan sekarang bagi guru dan siswa. Sebenarnya hal ini kita ketahui namun sulit menemukan metode apa yang tepat untuk mengurangi masalah tersebut dan ketersedian waktu untuk melakukan analisis kesulitan belajar siswa mengingat volume kegiatan guru yang kompleks/guru kursus yang memiliki pekerjaan lainnya ? Di Blog hal ini menjadi terbuka mungkin siswanya lebih santai bertanya dan kita lebih tahu apa kesulitan mereka belajar (dijawab dalam media blog ini) kita kirimkan instrumen-instrumen untuk individu, kelompok, bahkan dapat kita integrasikan ke orang tua mereka juga.

Terlepas pada hal di atas bahwa seorang guru/guru kursus dengan fitur blog dapat mengurai permasalahan tatap muka di dalam kelas yang tidak bisa dilakukan akibat berbenturan dengan kegiatan sekolah dan atau adanya tugas luar yang dikerjakan sehingga materi yang harusnya disampaikan pada pertemuan tersebut dialihkan pada halaman blog. Tulis penjelasan sejelas-jelasnya, berikan kata kunci, berikan upload data pendukung seperti image, video, suara dan sebagainya sehingga kewajiban yang seharusnya kita sampaikan dalam kelas diwakili oleh pembelajaran online dalam hal ini media pembelajaran berbasis blog.

Disclaimer :

Perlu diingat, proses ini (berbasis blog) hanya melekat pada individu guru/guru kursus yang ingin memanfaatkan blog sebagai media pembelajaran dan tidak menjadi bagian ketentuan dalam PBM di sekolah. Artinya proses-proses yang dilakukan pada batasan tambahan saja bukan utama di dalam blog. Yang utama tetap masuk dan mengajar di dalam kelas. (lihat Peraturan)

Perkembangan

Blog dalam artikel ini kami ulas yaitu blogspot. Untuk Indonesia blogspot telah bermigrasi dari sebelumnya berdomain blogspot.com dan sekarang menjadi blogspot.co.id. Fitur-fitur yang dapat diintegrasikan pada blog untuk mendukung kegiatan pembelajaran diantaranya : Google Form, spreadsheet, presentation, dan masih banyak lagi.

Integrasi Komputer/Laptop/Android

Dapat difungsikan secara langsung dan gratis, kecuali paketnya bapak ibu guru tetap beli.

Kendala Guru/Guru Kursus

Pasti akan beri jawaban tidak bisa, bisa sedikit, dan tidak tahu sama sekali. Review dengan telusur data 3 tahun terakhir maka pada kesempatan ini Blog Kopinet dari tanggal 23 Nopember sampai dengan 21 Desember 2016 akan membuka event Bimbingan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Blog Untuk Guru.

Jika Anda Berminat silakan kirim pendaftaran ke Menu Hubungi di Menu Atas Blog Kopinet

Format :

Pada Tab Message ketik :

Nama :

Guru mata pelajaran :

Jadwal bimbingan akan kami umumkan pada halaman Blog Kopinet setelah penutupan pendaftaran.


No comments:

Post a Comment